Kepegawaian

Manajemen Talenta, Pembelajaran, dan Pengembangan

Manajemen Talenta, Pembelajaran, dan Pengembangan

Sebagai Perusahaan manufaktur ban terbesar di Asia Tenggara, Perusahaan menyadari adanya kebutuhan terus menerus untuk meningkatkan kualitas produk dan pelayanan agar dapat terus memimpin di persaingan bisnis domestik maupun internasional.

Berfokus kepada SDM berkualitas, Perusahaan melaksanakan program pengembangan terpadu dalam upaya peningkatan kompetensi karyawan dan memberikan kesempatan kepada karyawan untuk ikut serta dalam pengembangan diri yang dimana tujuan dalam pengembangan tersebut untuk mendapatkan kesiapan SDM dengan kompetensi yang diharapkan dan generasi penerus dalam hal kepemimpinan dimasa yang akan datang.

Selain pengembangan kompetensi dalam bentuk pelatihan-pelatihan pengembangan di kelas maupun di lapangan serta pengembangan dalam bentuk pendampingan (mentoring), Perusahaan juga melaksanakan penilaian kompetensi secara terbuka dan berkala baik dalam aspek soft skill competence maupun hard skill competence.

Dalam upaya mempercepat transformasi digital di lingkungan kerja, Perusahaan secara konsisten melanjutkan pelaksanaan pelatihan daring (online training) pada tahun 2025. Pendekatan ini mengintegrasikan metode synchronous (interaksi langsung secara real-time) dan asynchronous (pembelajaran mandiri yang fleksibel), yang memungkinkan karyawan untuk mengakses materi pengembangan kompetensi kapan saja dan di mana saja tanpa mengganggu produktivitas operasional.

Selain mengedepankan fleksibilitas dan kecepatan distribusi pengetahuan, Perusahaan tetap menempatkan efektivitas pembelajaran sebagai prioritas utama melalui sistem evaluasi yang terukur. Di sisi lain, aspek keamanan informasi menjadi pilar penting dalam implementasi ini, di mana seluruh platform pembelajaran telah dilengkapi dengan protokol perlindungan data yang ketat guna menjaga kerahasiaan informasi perusahaan dan privasi karyawan

Perusahaan menerapkan program pembelajaran berlandaskan pada pendekatan pola 70-20-10 mencakup antara lain program training online ataupun kelas yang terstruktur, program belajar dari/dengan orang lain, hingga program pembelajaran secara langsung pada situasi kerja nyata sehingga membuat tingkat keberhasilan pembelajaran dan pengembangan lebih besar.