Tanggung Jawab Sosial

Lingkungan Alam

Lingkungan Alam

Penghijauan Lingkungan Pabrik

Perusahaan melaksanakan kegiatan penghijauan dilingkungan pabrik dan diluar dengan melakukan kegiatan diantaranya:

  • Penanaman pohon di area pabrik 11.428 tanaman
  • Pembuatan kompos, bahan kulit telor dari kantin 1 dan Kantin 2 sebanyak 120kg
  • Jumlah kompos daun kering 65.880kg
  • Jumlah kompos daun kering setelah digiling 50,200kg
  • Pembuatan polibag di nursery sebanyak 19.655 lembar
  • Perusahaan melakukan upaya pelestarian keanekaragaman hayati terutama bagi habitat ekosistem dan flora-fauna yang berada di sekitar area operasional. Dalam upaya peningkatan daya dukung ekosistem lingkungan sekitar pabrik, dengan penanaman ribuan pohon ini berdampak sangat positif terhadap hewan dan fauna terutama burung-burung berdatangan diwilayah pabrik yang sebelumnya sangat jarang dan sulit ditemui. Kami tidak hanya melakukan penanaman pohon di area pabrik, tetapi juga di luar area operasional sebagai bentuk komitmen pelaksanaan pelestarian keanekaragaman hayati dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Menyumbang Tanaman ke Masyarakat

Perusahaan senantiasa menunjukan kepedulian terhadap lingkungan terutama dalam hal meningkatkan penghijauan dalam rangka mengurangi emisi CO2 dilingkungan pabrik termasuk diluar area pabrik dimana Perusahaan beroperasi.

Perusahaan menunjukan komitmennya dengan menyalurkan 1.730 bibit tanaman hasil olahan dan budidaya mandiri perusahaan kepada masyarakat sekitar, instansi pemerintah, sekolah serta beberapa fasilitas umum masyarakat lainnya yang membutuhkan.


Pengolahan Barang Bekas

GSC (General Service Cleaning) merupakan sebuah departemen di divisi General Service, yang dibentuk oleh Perusahaan yang khusus menangani dalam bidang Kebersihan, Gardening, Lingkungan (penghijauan) dan Budidaya Tanaman yang dikonsentrasikan di satu tempat (Nursery budidaya tanaman).

Untuk menghemat budget Perusahaan, departemen GSC juga banyak melakukan pemanfaatan barang-barang bekas agar dapat digunakan atau dimanfaatkan lagi, termasuk pemanfaatan kayu-kayu bekas kemasan mesin yang tidak terpakai, yang kemudian dibuat menjadi furniture (meja, kursi, rak buku ) dan juga sisa besi dan seng untuk dijadikan alat kebersihan. GSC menciptakan inovasi apa saja sesuai kebutuhan.